Ekonom Muda: April 2020

Senin, 06 April 2020

KAJIAN TEORITIS PEMBANGUNAN PERUMAHAN DI KOTA MEDAN


Perumahan didefinsikan sebagai kumpulan beberapa rumah yang meyediakan sarana prasarana didalamnya dan berbagai fasilitas pendukung lainnya. Namun tidak semua perumahan memiliki fasilitas ataupun sarana dan prasarana yang sama. Dewasa ini perumahan menjadi salah satu kebutuhan yang sangat penting dan pesat. Pembangunan perumahan yang sudah mulai sejak zaman dulu telah mempermudah masyarakat untuk mendapatkan tempat tinggal yang sesuai dengan kebutuhan ataupun keinginan masyarakat itu sendiri.


Oleh: Lasma Melinda Siahaan
198105006
Mahasiswi S3 Perencanaan Wilayah USU


A.      Latar Belakang
Faktor utama yang mendorong terjadinya pertumbuhan akan kebutuhan perumahan di Kota Medan adalah pertumbuhan penduduk yang sangat pesat. Selain itu, dewasa ini potensi pengembangan kota lebih dipengaruhi oleh daya tarik kota akibat adanya akumulasi kegiatan usaha perekonomian bidang industri dan jasa pelayanan. Perkembangan kota–kota besar maupun kecil seringkali bertambah luas bersamaan kegiatan industri dan jasa tersebut menjadikan kota sebagai pasar tenaga kerja yang memberikan keuntungan aglomerasi dan menyebabkan tingkat produktifitas dan efisiensi yang tinggi.
Pasal 1 Undang – Undang Republik Indonesia nomor 1 tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan permukiman mendefinisikan perumahan adalah kumpulan rumah sebagai bagian dari permukiman, baik perkotaan maupun perdesaan, yang dilengkapi dengan prasarana, sarana dan utilitas umum sebagai hasil upaya pemenuhan rumah yang layak huni (Ilhamy, 2015).
Menurut Sastra dan Marlina (2007) dalam buku Perencanaan dan Pengembangan Perumahan mengutarakan perumahan terbagi menjadi 3 jenis, yaitu : 1) perumahan sederhana, perumahan sederhana merupakan jenis perumahan yang biasanya diperuntukkan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah. 2) perumahan menengah, perumahan menengah   merupakan jenis perumahan yang biasanya diperuntukkan bagi masyarakat yang  berpengahsilan menengah dan menengah ke atas. 3) perumahan  mewah, perumahan mewah merupakan jenis perumahan yang dikhusukan bagi masyarakat yang berpenghasilan tinggi.
Isu strategis pembangunan permukiman perkotaan terbagi menjadi empat sektor, yaitu pengembangan  permukiman, penataan bangunan dan lingkungan, pengembangan air minum serta pengembangan penyehatan lingkungan permukiman yang terdiri dari air limbah, persampahan dan drainase. Penjabaran isu-isu strategis yang mempengaruhi penjabaran kondisi eksisting sebagai baseline awal perencanaan serta permasalahan dan tantangan yang harus diantisipasi (RP2KPKP, 2010).
Oleh karena itu, pembangunan prasarana dan sarana pembangunan perumahan di Kota Medan dalam 20 tahun ke depan, merupakan bagian integral dari pembangunan kota. Penyediaan prasarana dan sarana dalam pembangunan perumahan akan sangat menentukan upaya meningkatkan produktivitas pembangunan kota, sekaligus mewujudkan kemajuan, kemakmuran, dan kesejahteraan warga kota yang semakin baik.

B.      Rumusan Masalah
  1. Bagaimana dampak pembangunan perumahan terhadap terciptanya tata ruang dan letak bangunan perumahan di Kota Medan?
  2. Bagaimana dampak pembangunan perumahan terhadap pembuatan sanitasi yang mendukung kesehatan di Kota Medan?
  3. Bagaimana dampak pembangunan perumahan terhadap penataan ruang terbuka hijau di Kota Medan?
  4. Bagaimana dampak pembangunan perumahan terhadap keteraturan penataan pajak perumahan di Kota Medan?
  5. Bagaimana dampak pembangunan perumahan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Medan?

C.      Tujuan Penelitian
  1. Perencanaan pembangunan perumahan yang mendukung terciptanya tata ruang dan letak bangunan perumahan yang kondusif di Kota Medan.
  2. Perencanaan pembangunan perumahan guna penciptaan sanitasi yang mendukung kesehatan di Kota Medan.
  3. Perencanaan pembangunan perumahan yang mendukung penataan ruang terbuka hijau di Kota Medan.
  4. Perencanaan pembangunan perumahan yang mendukung keteraturan penataan pajak perumahan di Kota Medan.
  5. Perencanaan pembangunan perumahan yang mendukung pertumbuhan ekonomi di Kota Medan.

D.      Novelty
Pembangunan perumahan yang memberikan dampak positif terhadap tata ruang dan letak bangunan, sanitasi, tata ruang terbuka hijau, penataan pajak dan pertumbuhan ekonomi di Kota Medan.


E.       Kerangka Berpikir
 





F.       Kerangka Konsep


G.      Hipotesis
  1. Pembangunan perumahan mendukung terciptanya tata ruang dan letak bangunan perumahan yang kondusif di Kota Medan.
  2. Pembangunan perumahan mendukung penciptaan sanitasi yang baik untuk kesehatan di Kota Medan.
  3. Pembangunan perumahan mendukung penataan ruang terbuka hijau di Kota Medan.
  4. Pembangunan perumahan mendukung keteraturan penataan pajak perumahan di Kota Medan.
  5. Pembangunan perumahan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Medan.

Referensi:
Ilhamy, Faizah. 2015. Kajian Bentuk Perumahan Di Kota Medan, Studi Kasus: Perumahan Bukit Hijau Residence (BHR) dan Perumahan Golden Palace. Fakultas Teknik USU.
RP2KPKP. 2010. Kebijakan Pembangunan Perumahan Kota Medan.
Sastra, Suparno., Marlina, Endy.  2007. Perencanaan dan Pengembangan Perumahan. Yogyakarta: Andi Offset.


KAJIAN TEORITIS PEMBANGUNAN PERUMAHAN DI KOTA MEDAN

Perumahan didefinsikan sebagai kumpulan beberapa rumah yang meyediakan sarana prasarana didalamnya dan berbagai fasilitas pendukung lainny...